HALBAR — Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir melalui pengembangan sektor perikanan budidaya. Komitmen tersebut terlihat dalam panen perdana udang vaname yang dilaksanakan bersama masyarakat dan BUMDes Jiko Banau di Desa Tuada, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat,
Kegiatan panen perdana tersebut turut didampingi langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, bersama masyarakat dan pengelola budidaya udang vaname semi intensif yang selama ini dikembangkan di wilayah pesisir Desa Tuada, Jumat 15/05/2026.
Dalam panen perdana itu, budidaya udang vaname berhasil menghasilkan sekitar 1,5 ton udang berkualitas. Hasil tersebut menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam pengembangan sektor perikanan budidaya di Maluku Utara, khususnya di wilayah pesisir Halmahera Barat.

Keberhasilan panen ini tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Desa Tuada, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan warga nelayan. Program budidaya tersebut dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru yang lebih stabil bagi masyarakat pesisir.
Selama ini sebagian besar warga masih menggantungkan hidup dari hasil tangkapan laut yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca dan musim. Karena itu, pemerintah daerah mendorong hadirnya usaha budidaya sebagai alternatif sumber pendapatan masyarakat.
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengatakan bahwa potensi kelautan dan perikanan Maluku Utara sangat besar dan harus dikelola secara produktif serta berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui budidaya udang vaname ini, kita ingin masyarakat memiliki peluang usaha yang lebih stabil dan menjanjikan. Pemerintah hadir untuk mendampingi masyarakat agar potensi laut yang dimiliki benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang nyata,” ujar Sarbin Sehe.
Ia menambahkan, keberhasilan panen perdana di Desa Tuada diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Maluku Utara untuk mulai mengembangkan sektor budidaya perikanan sebagai kekuatan ekonomi baru daerah.
Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik, dukungan pemerintah, serta keterlibatan masyarakat dan BUMDes, sektor budidaya perikanan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, serta menciptakan masa depan desa yang lebih mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.
Pimred









