Labuha – Semangat saling berbagi ilmu dan pengalaman mewarnai kegiatan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIA) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program akademik mahasiswa dalam mengimplementasikan teori yang telah dipelajari di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di lapangan.
Penelitian yang berlangsung selama beberapa hari tersebut berfokus pada proses pembelajaran, metode pendidikan inklusif, serta strategi pendampingan bagi siswa berkebutuhan khusus. Para mahasiswa melakukan observasi langsung di kelas, wawancara dengan guru, serta berinteraksi dengan para siswa untuk memahami dinamika pembelajaran di SLB.
Ketua tim penelitian mahasiswa STAIA menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi tugas akademik, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.
“Kami ingin belajar langsung dari para guru di SLB sekaligus berbagi wawasan yang kami miliki. Ini adalah pengalaman berharga bagi kami,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SLB Negeri Labuha, Marsumi menyambut baik kehadiran mahasiswa STAIA. Kepala sekolah menyatakan bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan sekolah luar biasa sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Selain membantu mahasiswa memahami kondisi riil di lapangan, kami juga mendapatkan perspektif dan masukan baru dalam proses pembelajaran,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga mengadakan sesi diskusi dan berbagi motivasi bersama siswa. Interaksi yang terjalin menciptakan suasana hangat dan penuh semangat, mencerminkan nilai kebersamaan serta kepedulian sosial.
Melalui kegiatan penelitian ini, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antara STAIA dan SLB Negeri Labuha. Tidak hanya sebagai ajang penelitian, tetapi juga sebagai wadah saling berbagi ilmu, pengalaman, dan inspirasi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Halmahera Selatan.
Tim/red









