TERNATE, Infomalut.id – Semangat kebersamaan warga Lingkungan Bukusandar RT 13/RW 01, Kelurahan Tabona, Kota Ternate, Maluku Utara, kembali terpancar melalui kerja bakti pelebaran jalan rabat beton menuju lahan pemakaman Ubo-Ubo Tabona dan Jere Tabona. Kegiatan yang melibatkan sekitar 40 orang ini berlangsung pada Minggu (9/11/2025) dan berhasil memperbaiki kerusakan jalan yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat.
Dana partisipasi mandiri dari warga menjadi sumber utama pembiayaan proyek ini.
“Kerusakan jalan disebabkan oleh tidak adanya saluran air atau drainase yang memadai. Setiap hujan turun, banjir membawa material lumpur dan batu, sehingga sering menyebabkan kecelakaan bagi pengendara, terutama anak-anak dan lansia yang menuju kuburan,” ungkap warga tabona.
Kerja bakti ini tidak hanya memperlebar badan jalan, tapi juga menambah lapisan rabat beton untuk meningkatkan ketahanan terhadap banjir. Hasilnya, akses menuju pemakaman kini lebih aman dan nyaman, sekaligus mendukung potensi wisata religi di Karamat Tabona yang selama ini menjadi daya tarik spiritual bagi warga sekitar dan pengunjung dari luar daerah.
Menariknya, inisiatif warga ini mendapat dukungan luar biasa dari kalangan jurnalis. Beberapa wartawan turut serta membantu dengan penuh semangat, di antaranya dari Radio Republik Indonesia (RRI), newsline.id Maluku Utara, dan Publika. Mereka juga ikut mengangkat semen dan membersihkan area kerja.
“Kami bukan hanya wartawan yang melapor, tapi juga bagian dari masyarakat. Kalau bukan kami yang membantu warga Tabona dan Ubo-Ubo, siapa lagi? Semoga pemerintah bisa melihat dan segera menindaklanjuti,” tegas Ikbal Kutaman, wartawan Newsline.id Maluku Utara, sambil menyeka keringat di sela-sela kerja bakti.

Warga juga sedang gencar membangun spot baru berupa Puncak Momole Tabona di sekitar Karamat Tabona. “Insya Allah, taman ini akan selesai secepatnya dan menjadi ikon baru untuk wisata religi sekaligus rekreasi keluarga,” tambah salah satu panitia kerja bakti.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat Ternate dalam mengatasi masalah infrastruktur dasar. Namun, harapan besar tertuju pada pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan jalan pertanian dan akses menuju situs wisata religi seperti Karamat Tabona.
“Jalan ini vital, tidak hanya untuk pemakaman, tapi juga potensi ekonomi dari wisatawan,” kata warga lain.
Keberhasilan kerja bakti hari ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lingkungan lain di Ternate. Semangat “kalau bukan kita, siapa lagi” yang digaungkan para wartawan patut diapresiasi sebagai teladan kolaborasi antara media dan masyarakat. Pemerintah Kota Ternate diimbau segera merespons dengan program drainase dan perbaikan jalan berkelanjutan, demi keselamatan dan kesejahteraan warga Tabona.
Tim/red









