HALMAHERA SELATAN — Keyakinan akan bangkitnya kembali gerakan Pelajar Islam Indonesia (PII) di sekolah-sekolah dan kampus kembali menguat. Hal ini disampaikan Anwar Suleman, Direktur PT Geo Digital Mediatama sekaligus Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Halmahera Selatan dan Pimpinan Redaksi Zonaekson.com.
Anwar menegaskan, terbentuknya Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB-PII) merupakan pintu strategis bagi lahirnya kembali PII sebagai gerakan kaderisasi pelajar Islam yang berakar pada nilai, ideologi, dan tradisi perjuangan.
“Saya yakin, ketika KB-PII sudah terbentuk dan terkonsolidasi dengan baik, maka Pelajar Islam Indonesia akan tumbuh kembali di sekolah-sekolah dan kampus-kampus. Dan itu pasti. Sebagai alumni, saya mendukung penuh,” tegas Anwar.
Menurutnya, konsolidasi alumni melalui KB-PII adalah langkah fundamental untuk menghidupkan kembali spirit keislaman, keilmuan, dan keumatan yang selama ini menjadi napas gerakan PII. Ia menilai, tanpa kekuatan alumni yang solid, estafet perjuangan sulit berlanjut secara berkesinambungan.
Anwar juga menyambut positif rencana kedatangan Ketua KB-PII Wilayah Maluku Utara, M. Tauhid Soleman, dalam agenda pelantikan dan dialog publik DPC KB-PII Halmahera Selatan. Kehadiran pimpinan wilayah tersebut disebutnya sebagai momentum penting untuk memperkuat konsolidasi alumni PII di tingkat daerah.
Sebagai alumni PII dan mantan Ketua Komisariat PII SMA Negeri 3 Ternate, Anwar menekankan bahwa agenda pelantikan KB-PII bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan titik awal kebangkitan gerakan nilai dan ideologis PII di Maluku Utara, khususnya Halmahera Selatan.
“Kedatangan Ketua KB-PII Maluku Utara adalah langkah awal konsolidasi alumni. Ini momentum untuk kembali mengibarkan bendera keumatan dan memperkuat peran strategis alumni PII di Halmahera Selatan,” ujarnya.
Lebih jauh, Anwar menegaskan bahwa KB-PII harus menjadi ruang pemersatu alumni lintas profesi dan lintas generasi. Dengan semangat kebersamaan dan kolektivitas, KB-PII diharapkan mampu menghadirkan kekuatan moral, intelektual, dan sosial yang berkontribusi nyata bagi umat serta pembangunan daerah.
“Mari kita gandeng tangan, perkuat barisan, dan bangkitkan kembali semangat Pelajar Islam di Halmahera Selatan. KB-PII harus hadir sebagai kekuatan moral, intelektual, dan sosial menuju kemenangan umat dan kemajuan daerah,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya KB-PII Halmahera Selatan, harapan publik pun menguat agar denyut perjuangan Pelajar Islam Indonesia kembali hidup di tengah dinamika pelajar dan mahasiswa, sekaligus memberi warna positif bagi kehidupan keumatan dan kebangsaan di Maluku Utara.
Tim/red









