TERNATE, InfoMalut.id – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) menggelar Yudisium Sarjana Hukum Tahun 2026 di Gedung Rektorat Lantai III UMMU, Selasa (9/6/2026). setelah 69 mahasiswa resmi dikukuhkan dan berhak menyandang gelar Sarjana Hukum (SH) dinyatakan menyelesaikan seluruh proses akademik.
Kegiatan tersebut menghadirkan Rektor IV UMMU, Prof. Zubair Saing, ST.,MT yang mewakili Rektor UMMU, Dekan Fakultas Hukum UMMU, Juhdi Taslim, Ketua dan Sekretaris Program Studi Wakil Ilmu Hukum, para dosen, serta seluruh peserta yudisium.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum UMMU, Juhdi Taslim, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum. Menurutnya, yudisium bukan sekedar seremoni akademik, melainkan momentum refleksi atas proses panjang yang telah dilalui selama menempuh pendidikan.
“Saudara-saudara telah tepat memilih Fakultas Hukum UMMU. Ijazah yang diperoleh saudara memiliki nilai dan signifikansi yang sama dengan perguruan tinggi terbaik lainnya di Indonesia,” ujar Juhdi.
Ia juga mengajak para lulusan untuk terus berkontribusi terhadap perkembangan almamater melalui skema “1 membawa 2”, yakni setiap alumni diharapkan dapat mengajak minimal dua orang untuk melanjutkan studi di UMMU.
“Jika 69 lulusan hari ini masing-masing membawa dua calon mahasiswa baru, maka akan ada 138 mahasiswa baru yang bergabung. Ini merupakan kontribusi nyata alumni untuk kemajuan kampus,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV UMMU, Prof. Zubair Saing, ST.,MT, mengingatkan para lulusan bahwa gelar Sarjana Hukum bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, lulusan hukum memiliki tanggung jawab moral, keilmuan, dan sosial untuk hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan hukum yang berkembang di tengah masyarakat.
“Tantangan hukum di masyarakat sangat kompleks, mulai dari persoalan pertanahan, pernikahan, minuman keras hingga berbagai persoalan hukum lainnya. Lulusan UMMU harus hadir sebagai problem solver, bukan menjadi bagian dari masalah,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu juga ia menyampaikan bahwa UMMU terus melakukan pembenahan dan pengembangan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia berharap hasil visitasi akreditasi Fakultas Hukum dapat memperoleh predikat terbaik sehingga semakin meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.
Kegiatan yudisium kemudian dilanjutkan dengan membaca nama-nama peserta yudisium. Fakultas Hukum UMMU juga memberikan penghargaan kepada empat mahasiswa terbaik yang berhasil meraih predikat cumlaude sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik selama menempuh pendidikan.
Acara ditutup dengan prosesi penyampaian ucapan selamat dan jabat tangan antara para peserta yudisium dengan dosen Fakultas Hukum UMMU dalam suasana penuh haru dan kebanggaan.








