LABUHA, HALMAHERA SELATAN – Kisah mengharukan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan. Seorang siswi berprestasi asal SMP Negeri 1 HALSEL, Najlah Majidah Djafar, mengaku terancam tidak dapat mengikuti Grand Final Junior Science Olympiad (JSO) Tingkat Nasional 2026 yang akan digelar di Kampus IPB Bogor pada 27 Juni 2026 mendatang.
Najlah yang merupakan Juara 1 JSO Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menyampaikan kekecewaannya setelah namanya tidak tercantum dalam daftar sembilan peserta yang diumumkan akan mewakili Kabupaten Halmahera Selatan pada ajang nasional tersebut.
Keluhan itu sebelumnya disampaikan Najlah melalui kolom komentar pada unggahan akun Facebook Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan. Dalam komentarnya, ia juga melampirkan foto sertifikat penghargaan dan medali yang diperolehnya sebagai bukti prestasi yang berhasil diraih dalam kompetisi tersebut.
Saat dihubungi tim redaksi infomalut.id melalui sambungan telepon WhatsApp, Najlah menjelaskan bahwa ketidakhadirannya dalam daftar peserta bukan karena tidak memenuhi syarat prestasi, melainkan karena keterbatasan biaya untuk berangkat ke Bogor.

“Saya sebenarnya ingin ikut dan membawa nama Halmahera Selatan di tingkat nasional. Tapi saya terkendala biaya. Dari pihak sekolah juga mengalami keterbatasan anggaran sehingga belum bisa membantu keberangkatan saya,” ujar Najlah.
Siswi berprestasi itu mengaku sangat berharap dapat tampil di ajang nasional untuk mengharumkan nama daerah. Namun hingga saat ini, persoalan biaya perjalanan dan akomodasi menjadi hambatan utama yang membuat impiannya terancam kandas.
“Saya berharap Pemerintah Daerah Halmahera Selatan bisa membantu saya agar bisa ikut JSO di Kampus IPB Bogor. Saya ingin membawa nama baik Halmahera Selatan di tingkat nasional. Saya Juara 1 JSO IPA dan ingin memberikan yang terbaik untuk daerah,” tambahnya.
Kisah Najlah pun mulai mendapat perhatian masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa prestasi yang telah diraih oleh siswi tersebut seharusnya menjadi perhatian bersama, terutama karena ajang JSO Nasional merupakan kesempatan penting bagi pelajar daerah untuk menunjukkan kemampuan akademik di tingkat nasional.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Dinas Pendidikan, maupun pihak-pihak terkait dapat segera mengambil langkah agar Najlah tetap memiliki kesempatan mengikuti Grand Final JSO Nasional 2026.
Pasalnya, keberhasilan seorang pelajar menembus kompetisi nasional bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi sekolah, daerah, serta dunia pendidikan Halmahera Selatan secara keseluruhan.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, harapan kini tertuju pada adanya dukungan dan solusi agar mimpi Najlah Majida Djafar untuk mewakili Halmahera Selatan di ajang bergengsi tingkat nasional tidak berakhir hanya karena keterbatasan biaya.








