HALMAHERA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah resmi melakukan perombakan struktur birokrasi melalui Keputusan Bupati Nomor 821.2/KEP/267/2026 tertanggal 6 Mei 2026. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat adanya langkah penyegaran organisasi sekaligus penyesuaian arah pemerintahan agar lebih adaptif terhadap dinamika pembangunan daerah.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Ikram M. Sangadji bersama Wakil Bupati Ahlan Jumadil di Aula Kantor Bupati, dalam suasana khidmat dan penuh makna. Lebih dari sekadar seremoni, momentum ini menjadi titik awal babak baru dalam tata kelola pemerintahan yang diharapkan lebih efektif, profesional, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Perombakan tersebut mencakup rotasi dan promosi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II.b) di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus menyelaraskan struktur pemerintahan dengan visi pembangunan daerah.
Sejumlah nama baru mengisi posisi penting. Husain Ali, SE., MM dipercaya sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, posisi yang berperan vital dalam koordinasi program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Bersama itu, Dr. Lasamida Kurupunda, M.Pd turut mengemban peran strategis di bidang yang sama, membawa pendekatan berbasis akademik dan data dalam pengambilan kebijakan.

Di sektor ekonomi, Rijja Rajana, SKM., MPH ditunjuk sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, yang diharapkan mampu memberikan analisis tajam terhadap kebijakan fiskal dan pengembangan ekonomi daerah. Sementara itu, pengelolaan keuangan daerah dipercayakan kepada M. Fitra U. Ali, ST., M.Eng sebagai Kepala BPKAD, dengan harapan memperkuat transparansi dan akuntabilitas.
Perhatian pada sektor pendidikan juga terlihat melalui penunjukan Mukhsin Ibrahim, S.Pd sebagai Kepala Dinas Pendidikan. Ia diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas serta pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Halmahera Tengah.
Di bidang ketenagakerjaan, Fauzan Anshari Manggalaputra, S.H., M.Si dipercaya memimpin Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, sebuah posisi penting di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja dan peluang investasi. Sektor pertanian pun tak luput dari perhatian, dengan ditunjuknya Adjachar Lutfi Tutuphoho, SP sebagai Kepala Dinas Pertanian, guna mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah.
Penguatan generasi muda dan olahraga dipercayakan kepada Abubakar Ibrahim, S.Pt sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Sementara itu, pelestarian nilai budaya lokal berada di tangan M. Taher Mujuddin, S.Pd.I yang kini menjabat Kepala Dinas Kebudayaan.
Tak hanya di level pimpinan tinggi, rotasi juga menyentuh jabatan administrator (Eselon III). Hulida Husen, S.IP ditunjuk sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, sedangkan Tarmudzi Ismail, SE dipercaya sebagai Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam.
Perombakan ini mencerminkan komitmen serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas aparatur sipil negara. Dengan komposisi baru, diharapkan setiap OPD mampu bekerja lebih optimal, cepat tanggap, dan berorientasi pada hasil nyata.
Lebih jauh, langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan pembangunan daerah. Sinergi antar perangkat daerah diharapkan semakin solid, sehingga program-program prioritas dapat dijalankan secara efektif dan tepat sasaran.
Namun, publik tentu tidak hanya menilai dari pergantian jabatan semata. Harapan besar tertuju pada kinerja nyata di lapangan—bagaimana kebijakan diterjemahkan menjadi manfaat konkret bagi masyarakat.
Dengan semangat baru dan struktur organisasi yang diperbarui, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah kini berada di persimpangan penting: antara sekadar perubahan administratif atau lompatan menuju pemerintahan yang benar-benar responsif, transparan, dan berdampak.
Waktu akan menjadi penentu, namun langkah awal telah diambil. Kini, masyarakat menanti bukti.
Pimred









