HALMAHERA TENGAH—Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana damai menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan pesta demokrasi yang aman dan bermartabat. Kamis 07/05/2026
Bupati Ikram M Sangadji menegaskan bahwa Pilkades merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa yang harus dijaga bersama agar berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Melalui Surat Edaran Bupati Halmahera Tengah Nomor 100.3.4.2/93/2026, pemerintah daerah mengingatkan masyarakat untuk menghindari segala bentuk provokasi, penyebaran informasi yang dapat memecah belah, maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat selama tahapan Pilkades berlangsung.
Pemerintah daerah juga meminta seluruh masyarakat agar tetap menjaga stabilitas sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar.
Masyarakat diharapkan dapat menyaring setiap informasi yang beredar serta mengedepankan sikap bijak demi terciptanya situasi yang aman dan damai.
Selain itu, Bupati mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh pihak terkait untuk terus memperkuat koordinasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan selama proses Pilkades berlangsung.
Menurut Bupati, peran tokoh masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana yang sejuk dan harmonis di tengah masyarakat. Dengan komunikasi yang baik antarwarga, potensi gesekan maupun konflik sosial dapat diminimalisasi sejak dini.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah juga menegaskan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pilkades Serentak 2026. Seluruh ASN diminta untuk tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis maupun dukung-mendukung calon kepala desa tertentu.
Bupati Ikram M Sangadji menyampaikan bahwa ASN harus menjadi contoh dalam menjaga profesionalisme, etika pemerintahan, serta menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Netralitas ASN dinilai sangat penting demi menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi yang berlangsung.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga hubungan kekeluargaan dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan terjadinya perpecahan. Perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar, namun persatuan dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas utama.
Di akhir imbauannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Pilkades Serentak Tahun 2026 dengan menjunjung tinggi nilai demokrasi, keamanan, ketertiban, serta semangat persaudaraan demi terwujudnya Halmahera Tengah yang aman, damai, dan harmonis.
Pimred









