Tidore Kepulauan | infomalut.id —Sebuah insiden mengejutkan terjadi di ujung Pelabuhan Feri Sofifi–Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Satu unit mobil dump truck (damtruk) dilaporkan terjatuh ke laut pada Rabu (3/2/2026), mengakibatkan aktivitas penyeberangan feri Sofifi–Galala–Bastiong, Kota Ternate, terganggu dan mengalami keterlambatan signifikan.
Insiden tersebut berdampak langsung pada operasional kapal feri. Saat kondisi air laut surut, kapal tidak dapat melakukan sandar karena posisi damtruk yang masih berada di dalam perairan pelabuhan dinilai membahayakan keselamatan pelayaran serta mengganggu manuver kapal. Akibatnya, pelayanan penyeberangan baru kembali berjalan setelah air laut pasang.
Keterlambatan ini memicu penumpukan penumpang di area Pelabuhan Galala. Sejumlah penumpang yang hendak menyeberang menuju Bastiong, Ternate, terpaksa menunggu lebih lama dari jadwal normal. Meski demikian, situasi di lapangan dilaporkan masih terkendali dan kondusif.
Petugas pelabuhan bersama kru kapal feri tetap bersiaga dan menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pengaturan penumpang, pengamanan area pelabuhan, serta aspek keselamatan pelayaran menjadi fokus utama selama proses menunggu kondisi perairan memungkinkan kapal bersandar dengan aman.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti terjatuhnya damtruk maupun langkah evakuasi kendaraan dari dasar perairan pelabuhan. Publik pun menanti kejelasan serta langkah konkret dari instansi terkait untuk mencegah insiden serupa terulang.
Masyarakat berharap penanganan cepat dan transparan segera dilakukan agar aktivitas pelabuhan strategis ini dapat kembali berjalan normal tanpa mengganggu mobilitas warga dan distribusi transportasi laut antarwilayah.
Tim/red









