KADES WAMA BONGKAR HOAKS: “UANG DALAM DOS” & ISU PINJAMAN FANTASTIS DIPASTIKAN FITNAH

Saturday, 18 April 2026 - 01:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tidore Kepulauan — Kepala Desa Wama, Sahril, akhirnya buka suara dan meluruskan isu panas yang sempat menghebohkan warga: dugaan “uang misterius dalam dos” hingga kabar pinjaman fantastis ratusan juta rupiah yang menyeret namanya.

Dengan nada tegas, Sahril menyebut seluruh narasi yang berkembang sebagai hoaks dan fitnah yang sengaja digiring tanpa fakta.

Klarifikasi ini muncul setelah beredarnya cerita liar soal sebuah dos yang diantar Sahril kepada salah satu tokoh masyarakat, Imam Desa Wama, yang disebut-sebut berisi uang dalam jumlah besar dan mencurigakan.

Sahril menegaskan, dirinya hanya menjalankan amanah sebagai pengantar barang dari Ternate, tanpa mengetahui isi pasti paket tersebut saat diterima.

“Saya hanya diminta mengantar. Pemilik barang bilang isinya uang, tapi minta jangan dibuka sebelum dia tiba di Wama,” jelas Sahril, (17/04/2026).

Namun situasi berubah di luar kendalinya. Paket tersebut justru dibuka lebih awal oleh penerima, dan hasilnya jauh dari isu yang beredar: hanya ditemukan uang sebesar Rp400.000.

Fakta ini langsung mematahkan spekulasi liar yang sempat berkembang, termasuk tudingan adanya uang palsu dalam jumlah besar.

Sahril pun memastikan, uang tersebut asli dan telah disaksikan aparat keamanan.

“Itu uang asli, bukan palsu. Ada polisi dan TNI yang lihat langsung,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, isu lain yang lebih bombastis juga menyeruak: tuduhan bahwa dirinya meminjam Rp50 juta dengan kewajiban mengembalikan hingga Rp400 juta.

Sahril menyebut narasi tersebut sebagai fitnah yang tidak masuk akal dan tidak berdasar.

“Saya tidak pernah pinjam Rp50 juta, apalagi harus kembalikan Rp400 juta. Itu jelas hoaks,” ujarnya.

Ia bahkan menyoroti absurditas logika di balik isu tersebut.

“Perjanjian seperti itu tidak masuk akal. Siapa pun pasti tidak akan mau,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Sahril mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi liar yang belum terverifikasi, serta mengajak semua pihak menjaga stabilitas sosial di Desa Wama.

“Jangan mudah percaya isu tanpa sumber jelas. Kita jaga bersama situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel infomalut.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDAM Kepulauan Sula Disomasi, Dituding Wanprestasi Bayar Hak Mantan Direktur
Fakta Persidangan Tahkim: Dasar Penerbitan SK Caretaker PCNU Sula Dipersoalkan
Pemprov Malut Siapkan Lahan untuk Pembangunan Tiga Pengadilan Baru
BADKO HMI Malut Soroti Kenaikan BBM dan Kelangkaan Pertalite, Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi Energi
Ditlantas Polda Maluku Utara Intensifkan Operasi Penertiban, Pengendara Diimbau Lengkapi Surat Kendaraan
Program BSPS Presiden Prabowo: Langkah Nyata Mewujudkan Rumah Layak Huni dan Swasembada Papan 2045
Polda Maluku Utara Tingkatkan Optimalisasi Layanan 110 untuk Wujudkan Pelayanan Cepat dan Responsif
Gelombang PHK Akibat Penyesuaian RKAB WBN 2026, Curahan Hati Karyawan Tambang Ini Menyentuh Publik

Berita Terkait

Tuesday, 7 July 2026 - 06:27

PDAM Kepulauan Sula Disomasi, Dituding Wanprestasi Bayar Hak Mantan Direktur

Saturday, 4 July 2026 - 08:19

Fakta Persidangan Tahkim: Dasar Penerbitan SK Caretaker PCNU Sula Dipersoalkan

Wednesday, 1 July 2026 - 10:05

Pemprov Malut Siapkan Lahan untuk Pembangunan Tiga Pengadilan Baru

Thursday, 11 June 2026 - 09:03

BADKO HMI Malut Soroti Kenaikan BBM dan Kelangkaan Pertalite, Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi Energi

Wednesday, 10 June 2026 - 02:33

Ditlantas Polda Maluku Utara Intensifkan Operasi Penertiban, Pengendara Diimbau Lengkapi Surat Kendaraan

Berita Terbaru