Tidore Kepulauan — Kepala Desa Wama, Sahril, akhirnya buka suara dan meluruskan isu panas yang sempat menghebohkan warga: dugaan “uang misterius dalam dos” hingga kabar pinjaman fantastis ratusan juta rupiah yang menyeret namanya.
Dengan nada tegas, Sahril menyebut seluruh narasi yang berkembang sebagai hoaks dan fitnah yang sengaja digiring tanpa fakta.
Klarifikasi ini muncul setelah beredarnya cerita liar soal sebuah dos yang diantar Sahril kepada salah satu tokoh masyarakat, Imam Desa Wama, yang disebut-sebut berisi uang dalam jumlah besar dan mencurigakan.
Sahril menegaskan, dirinya hanya menjalankan amanah sebagai pengantar barang dari Ternate, tanpa mengetahui isi pasti paket tersebut saat diterima.
“Saya hanya diminta mengantar. Pemilik barang bilang isinya uang, tapi minta jangan dibuka sebelum dia tiba di Wama,” jelas Sahril, (17/04/2026).
Namun situasi berubah di luar kendalinya. Paket tersebut justru dibuka lebih awal oleh penerima, dan hasilnya jauh dari isu yang beredar: hanya ditemukan uang sebesar Rp400.000.
Fakta ini langsung mematahkan spekulasi liar yang sempat berkembang, termasuk tudingan adanya uang palsu dalam jumlah besar.
Sahril pun memastikan, uang tersebut asli dan telah disaksikan aparat keamanan.
“Itu uang asli, bukan palsu. Ada polisi dan TNI yang lihat langsung,” tegasnya.
Tak berhenti di situ, isu lain yang lebih bombastis juga menyeruak: tuduhan bahwa dirinya meminjam Rp50 juta dengan kewajiban mengembalikan hingga Rp400 juta.
Sahril menyebut narasi tersebut sebagai fitnah yang tidak masuk akal dan tidak berdasar.
“Saya tidak pernah pinjam Rp50 juta, apalagi harus kembalikan Rp400 juta. Itu jelas hoaks,” ujarnya.
Ia bahkan menyoroti absurditas logika di balik isu tersebut.
“Perjanjian seperti itu tidak masuk akal. Siapa pun pasti tidak akan mau,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Sahril mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi liar yang belum terverifikasi, serta mengajak semua pihak menjaga stabilitas sosial di Desa Wama.
“Jangan mudah percaya isu tanpa sumber jelas. Kita jaga bersama situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.








