Perkuat KOMBEL, MKKS Maluku Utara Dorong Guru Jadi Fasilitator bagi Siswa Berkebutuhan Khusus

Thursday, 9 April 2026 - 11:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maluku Utara — Komitmen terhadap pendidikan inklusif terus diperkuat oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Maluku Utara. Melalui penguatan Komunitas Belajar (KOMBEL), MKKS mendorong transformasi peran guru menjadi fasilitator pembelajaran yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan siswa, khususnya siswa berkebutuhan khusus.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih adil, merata, dan menghargai keberagaman. Dalam berbagai forum pelatihan dan diskusi yang rutin digelar, para kepala sekolah dan guru dibekali pemahaman tentang pendekatan pembelajaran yang humanis, fleksibel, serta berpusat pada peserta didik.

Ketua MKKS Se-SLB Maluku Utara, Fany S.Pd, menegaskan bahwa perubahan paradigma guru sangat penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan inklusif.

“Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang mampu mendampingi setiap siswa untuk menemukan potensi terbaiknya, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus,” ujarnya.

Penguatan KOMBEL menjadi ruang kolaboratif bagi para pendidik untuk saling berbagi praktik baik, pengalaman, hingga solusi atas berbagai tantangan pembelajaran inklusif di lapangan. Dalam forum ini, guru didorong untuk mengembangkan pembelajaran diferensiasi—sebuah pendekatan yang menyesuaikan metode, materi, dan media pembelajaran dengan karakteristik masing-masing siswa.

Tak hanya itu, pemanfaatan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif juga menjadi fokus utama, guna memastikan proses belajar berjalan efektif dan menyenangkan bagi semua peserta didik tanpa terkecuali.

MKKS Maluku Utara juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan tenaga ahli dinilai krusial dalam memberikan dukungan menyeluruh bagi siswa berkebutuhan khusus. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, responsif, dan berkelanjutan.

Dengan penguatan KOMBEL yang terus digalakkan, MKKS Maluku Utara optimistis kualitas layanan pendidikan inklusif akan semakin meningkat. Transformasi peran guru sebagai fasilitator bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju masa depan pendidikan yang lebih manusiawi—di mana setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang.

Tim/red

Follow WhatsApp Channel infomalut.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDAM Kepulauan Sula Disomasi, Dituding Wanprestasi Bayar Hak Mantan Direktur
Fakta Persidangan Tahkim: Dasar Penerbitan SK Caretaker PCNU Sula Dipersoalkan
Pemprov Malut Siapkan Lahan untuk Pembangunan Tiga Pengadilan Baru
BADKO HMI Malut Soroti Kenaikan BBM dan Kelangkaan Pertalite, Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi Energi
Ditlantas Polda Maluku Utara Intensifkan Operasi Penertiban, Pengendara Diimbau Lengkapi Surat Kendaraan
Program BSPS Presiden Prabowo: Langkah Nyata Mewujudkan Rumah Layak Huni dan Swasembada Papan 2045
Polda Maluku Utara Tingkatkan Optimalisasi Layanan 110 untuk Wujudkan Pelayanan Cepat dan Responsif
Gelombang PHK Akibat Penyesuaian RKAB WBN 2026, Curahan Hati Karyawan Tambang Ini Menyentuh Publik

Berita Terkait

Tuesday, 7 July 2026 - 06:27

PDAM Kepulauan Sula Disomasi, Dituding Wanprestasi Bayar Hak Mantan Direktur

Saturday, 4 July 2026 - 08:19

Fakta Persidangan Tahkim: Dasar Penerbitan SK Caretaker PCNU Sula Dipersoalkan

Wednesday, 1 July 2026 - 10:05

Pemprov Malut Siapkan Lahan untuk Pembangunan Tiga Pengadilan Baru

Thursday, 11 June 2026 - 09:03

BADKO HMI Malut Soroti Kenaikan BBM dan Kelangkaan Pertalite, Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi Energi

Wednesday, 10 June 2026 - 02:33

Ditlantas Polda Maluku Utara Intensifkan Operasi Penertiban, Pengendara Diimbau Lengkapi Surat Kendaraan

Berita Terbaru