TERNATE, Infomalut.id – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Dufa-dufa, Kelurahan Dufa-dufa, Kota Ternate, mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Peningkatan terjadi pada beberapa kebutuhan pokok seperti bawang merah, cabai kriting, dan tomat.
Salah satu pedagang di Pasar Dufa-dufa, Lili (57), mengaku harga bawang merah yang sebelumnya dijual Rp60 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp100 ribu per kilogram.
Tak hanya bawang merah, harga cabai kriting juga mengalami kenaikan dari Rp80 ribu menjadi Rp100 ribu per kilogram. Sementara harga tomat naik dari Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram.
“Harga sejumlah komoditas pangan ini mulai naik sejak kenaikan harga BBM minggu kemarin, kalau BBM sudah naik semuanya juga ikut naik termasuk komoditas pangan” ujar Lili kepada wartawan, Kamis 18/6/2026.
Menurutnya, kenaikan harga tidak hanya mempengaruhi harga barang dari daerah pemasok, tetapi juga tingginya biaya distribusi dan transportasi yang harus ditanggung pedagang.
Ia mencontohkan, untuk mendatangkan pisang dari Tobelo ke Ternate, pedagang harus mengeluarkan biaya tambahan mulai dari ongkos angkut ke pelabuhan feri, jasa buruh bongkar muat, hingga biaya transportasi menggunakan mobil pikap.
“Kami ambil pisang dari Tobelo. Dari kebun ke pelabuhan feri sudah ada biaya, belum lagi bayar buruh angkut. Sampai di Ternate juga harus bayar buruh untuk menurunkan barang, kemudian sewa mobil pikap untuk memuatnya ke pasar,” katanya.
Lili menyebut, dalam beberapa kasus biaya distribusi bahkan lebih besar dibandingkan harga pokok barang yang dibeli dari petani atau pemasok. Ia juga berharap pemerintah mengambil langkah terkait kenaikan harga BBM yang ada di Maluku Utara.
“Kami berharap pemerintah agar mengambil langkah mengstabilkan harga BBM agar perekonomian juga stabil,” tutupnya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, wartawan masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate terkait kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut. Wartawan Infomalut.id telah dua kali mendatangi kantor Disperindag Kota Ternate untuk mengkonfirmasi hal tersebut, namun Kepala Disperindag belum berhasil ditemui.
Penulis: Redaktur








