TERNATE, INFOMALUT.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berkembang dan naik. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengintegrasikan program Warung Mama dengan gerakan koperasi sebagai penguatan ekonomi kerakyatan.
Hal itu disampaikan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, saat membuka Expo Hari Koperasi ke-79 di Taman Expo Koperasi, Kota Ternate.
Tauhid mengatakan, koperasi dan UMKM merupakan dua sektor yang saling berkaitan sehingga harus dikembangkan secara bersama. Menurutnya, program Warung Mama dapat menjadi wadah yang memperkuat peran koperasi sekaligus memperluas pemasaran produk UMKM.
“Warung Mama itu filosofinya adalah pusat produksi dan pasar itu dekat,” kata Tauhid.
Ia menjelaskan, konsep tersebut memungkinkan masyarakat yang memiliki usaha rumahan memasarkan produknya melalui warung milik warga di lingkungan sekitar. Dengan begitu, proses produksi hingga pemasaran menjadi lebih mudah dan efisien.
“Karena pusat produksi dan pemasarannya dekat, kita coba integrasikan dengan kegiatan Koperasi Merah Putih maupun kegiatan produktif lainnya,” ujarnya.
Selain itu, Tauhid mengapresiasi peran Dekranasda Kota Ternate yang selama ini aktif membina pelaku UMKM, termasuk menyediakan ruang promosi dan pemasaran produk lokal.
Ia menambahkan, Kota Ternate akan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) pada 26-30 Agustus mendatang. Agenda nasional yang akan dihadiri perwakilan dari 72 daerah itu dinilai menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya.
“Kita selalu mendorong UMKM terlibat dalam setiap event. Mulai dari STQ Nasional 2021, Sail Tidore 2022, Hari Nusantara 2023 hingga Apeksi. Semua kegiatan itu membawa dampak ekonomi bagi masyarakat Ternate. Pada JKPI nanti kita ingin UMKM kembali memanfaatkan peluang tersebut agar bisa naik kelas, jangan tinggal kelas terus,” katanya.
Di akhir sambutannya, Tauhid mengakui kondisi fiskal daerah saat ini masih terbatas. Meski begitu, keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat upaya pemerintah dalam mengembangkan sektor UMKM.
Menurutnya, kreativitas dan kolaborasi menjadi kunci agar berbagai program tetap berjalan, sebagaimana pelaksanaan Expo Hari Koperasi yang terlaksana dengan dukungan berbagai pihak.
“Kuncinya satu, apakah kita punya kemauan untuk membesarkan UMKM atau tidak. Dengan kreativitas, kita buktikan Ternate bisa terus bergerak,” pungkasnya
Penulis: Tim
Editor: Aji








