Komoditas Pangan di Pasar Barito Ternate Naik, Pedagang Keluhkan Dampak BBM

Saturday, 20 June 2026 - 16:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: salah satu lapak pedang di pasar Barito bay: Aji

Foto: salah satu lapak pedang di pasar Barito bay: Aji

TERNATE INFOMALUT.ID — Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Barito, Kota Ternate, mengalami kenaikan yang cukup signifikan pasca penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini dikeluhkan para pedagang karena berdampak pada biaya belanja modal yang semakin besar, sementara daya beli justru masyarakat menurun.

Salah satu pedagang, Ani (40), mengatakan kenaikan harga terjadi pada beberapa komoditas utama seperti tomat, rica nona, rica keriting, bawang merah, dan bawang putih. Menurut dia, menggerakkan harga tidak lepas dari naiknya ongkos distribusi dari petani maupun agen ke pasar.

“Setelah BBM naik, rica, tomat, bawang merah, dan bawang putih juga ikut naik. Karena kami ambil dari petani maupun agen, ongkosnya jadi sangat mahal,” kata Ani kepada Infomalut.id, Sabtu (20/6/2026).

Ia menjelaskan, harga eceran sejumlah komoditas hingga kini masih tergolong tinggi. Rica nona misalnya, dijual sekitar Rp150 ribu per kilogram, sedangkan rica keriting atau rica kribo berada di kisaran Rp100 ribu per kilogram.

Peningkatan juga terjadi pada komoditas bawang. Ani menyebut, harga bawang merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram sempat melonjak hingga Rp150 ribu hingga Rp160 ribu per kilogram akibat minimnya stok di pasaran.

Saat ini, harganya masih bertahan di angka Rp100 ribu per kilogram. Sementara bawang putih dijual Rp80 ribu per kilogram, padahal sebelumnya hanya berkisar Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram.

Pantauan di Pasar Barito menunjukkan aktivitas jual beli juga ikut terdampak. Jika pada bulan-bulan sebelumnya pasar terlihat ramai, kini jumlah pembeli mulai berkurang seiring tingginya harga kebutuhan dapur.

Pedagang lainnya, Sri Maryati (67), mengaku kenaikan harga membuat belanja modal semakin besar. Di sisi lain, pembeli kini cenderung mengurangi jumlah belanja karena keterbatasan uang.

“Berpengaruh sekali. Pembeli sekarang ragu mau beli banyak karena uang tara cukup. Biasanya modal Rp5.000 masih dapat cukup, sekarang sudah berkurang jauh,” ujarnya.

Menurut para pedagang, salah satu pemicu utama kenaikan harga rampa-rampa adalah meningkatnya biaya distribusi setelah harga BBM naik. Selain itu, fluktuasi nilai juga ikut mempengaruhi ongkos logistik dari daerah pemasok ke Kota Ternate.

Keluhan serupa juga datang dari kalangan pembeli. Seorang warga berinisial L mengaku terpaksa mengurangi pembelian tomat, rica, bawang merah, dan bawang putih karena harganya terlalu mahal.

“Sekarang torang harus kurangi beli tomat, rica, dan bawang, karena harganya terlalu mahal,” singkatnya.

 

 

Penulis: Aji

Editor: Redaktur

Follow WhatsApp Channel infomalut.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung UMKM Naik Kelas, Pemkot Integrasikan Program Warung Mama dengan Koperasi
Warga Kalumata Apresiasi Pemprov Malut Perbaiki Jalan Rusak Di Kalumata
Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SMPN 10 Ternate Dilaporkan ke Inspektorat
Pelayanan Tiket Pelni di Pelabuhan Ahmad Yani Dikeluhkan, Penumpang Antre Berjam-jam
Dugaan Pengelolaan Dana BOSP SMPN 10 Kota Ternate Ditelaah, Disdik Ternate Tunggu Hasil Verifikasi
KP3 Ahmad Yani Sabet Dua Penghargaan di Hari Bhayangkara
Semangat Perkaderan Warnai Pembukaan LK I HMI Komisariat K.H. Ahmad Dahlan UMMU
Ombudsman Malut dan Pertamina Perkuat Pengawasan Penjualan Pertalite Bersubsidi

Berita Terkait

Friday, 10 July 2026 - 09:39

Dukung UMKM Naik Kelas, Pemkot Integrasikan Program Warung Mama dengan Koperasi

Tuesday, 7 July 2026 - 11:41

Warga Kalumata Apresiasi Pemprov Malut Perbaiki Jalan Rusak Di Kalumata

Tuesday, 7 July 2026 - 04:42

Pelayanan Tiket Pelni di Pelabuhan Ahmad Yani Dikeluhkan, Penumpang Antre Berjam-jam

Thursday, 2 July 2026 - 00:33

Dugaan Pengelolaan Dana BOSP SMPN 10 Kota Ternate Ditelaah, Disdik Ternate Tunggu Hasil Verifikasi

Wednesday, 1 July 2026 - 11:39

KP3 Ahmad Yani Sabet Dua Penghargaan di Hari Bhayangkara

Berita Terbaru